Minggu, 14 Oktober 2012

Kisah Singa Dan Rusa Kecil

Sahabat Alqo, adakah dari kalian yang mengerti dan bisa membantu saya menjelaskan perbedaan antara bekerja dan bertanggungjawab? Selama ini yang kita lakukan yang seperti apa? Menjalani pekerjaan sebagai rutinitas atau menjalani pekerjaan karena bertanggung jawab atas masa depan kita masing-masing? Semua pertanyaan itu hanya kita sendiri yang bisa menjawabnya.


Sekarang saya ingin mengilustrasikan maksud saya dengan sebuah cerita tentang Singa Si Raja hutan, dan Si Rusa. Jika sahabat alqo adalah penggemar kehidupan satwa dan sering melihat acara semacam Discovery Channel, pastilah sahabat alqo mengerti tentang cerita ini. Namun ada sedikit perbedaan mendasar dari cerita di film dokumentasi tersebut dengan kisah nyatanya.
(C) pegasusnews.com

Dalam film dokumenter yang mendidik itu sering sekali diceritakan tentang ada seekor singa lapar yang sedang melihat sekawanan rusa yang sedang minum di sebuah sungai. Ternyata singa itu sedang mengincar seekor rusa kecil ditengah kerumunan sebegitu banyak rusa. Si singa berpikir rusa kecil itu lah yang paling lemah dan paling lamban larinya.

Singa semakin mendekatkan diri ke kawanan rusa itu tanpa disadari oleh kawanan rusa tersebut. Saat sudah sangat dekat Singa lalu melompat dan berusaha menerkam si rusa kecil itu. Namun ternyata rusa itu telah menyadari keberadaan singa itu sebelumnya. Sontak rusa berlari menghindari kejaran singa lapar itu. Terjadilah adegan kejar mengejar dari kedua hewan tersebut.

Dalam hal ini, terjadi sebuah perbedaan antara kisah yang sering terjadi di film dokumenter dengan kisah asli di dunia nyata. Di film dokumenter sering sekali sang Raja Hutan memenangkan perburuan dan sanggup memangsa si Rusa. Namun di kehidupan nyata si Rusa lah pemenangnya. Dia selalu punya cara untuk meloloskan diri dari terkaman singa. Sangat jarang singa mampu menerkam dan mendapatkan si rusa dalam perburuannya. Perbandingannya bahkan 1:10 dengan prosentase pemenang lebih banyak oleh rusa.


Mengapa si Rusa selalu saja memenangkan duel tersebut?
Jawabannya adalah karena tujuan dari keduanya sangat berbeda. Si singa memburu rusa dengan tujuan hanya untuk makan. Bisa dibilang itu hanya rutinitas si Singa saja, jika dia merasa lapar dia memburu rusa. Apakah jika si Singa gagal memburu rusa langsung mati? tidak. Jika gagal dia akan cari lagi mangsa yang lain.

Tapi, apakah si rusa juga punya tujuan yang sama? Sama sekali tidak. Tujuan si Rusa hanya satu, selamat dari kejaran singa dan tetap bisa melanjutkan hidup, tidak bisa tidak! harus bisa lolos bagaimanapun caranya. Coba saja jika si Rusa saat dikejar singa bermalas-malasan atau tidak usah berlarilah, jalan saja...tamatlah riwayat dia jadi makan siang si Singa. (alqo)
(c) wallcoo.net

Ada hikmah besar yang dapat kita petik dari kisah ini. 
Menentukan tujuan atau mimpi dari setiap hal yang kita akan lakukan itu sangat penting. Tapi cara kita mendapatkan tujuan atau mimpi itu jauh lebih menentukan berhasil tidaknya kita dalam mencapai mimpi kita. Saat kita menjalani aktifitas kerja dikantor sebagai rutinitas belaka, dengan kita menjalaninya dengan penuh antusias dengan tujuan yang harus bisa dicapai, dan tidak bisa tidak akan sangat berbeda hasilnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar